Home/Manta Network (MANTA): Proyek Layer-2 Blockchain Berbasis Zero-Knowledge yang Menghadapi Tantangan Harga di Tengah Kompetisi Ketat
Crypto

Manta Network (MANTA): Proyek Layer-2 Blockchain Berbasis Zero-Knowledge yang Menghadapi Tantangan Harga di Tengah Kompetisi Ketat

Manta Network (MANTA): Proyek Layer-2 Blockchain Berbasis Zero-Knowledge yang Menghadapi Tantangan Harga di Tengah Kompetisi Ketat

Key Takeaways

Manta Network, platform blockchain modular berbasis teknologi zero-knowledge (ZK) proof, tengah menghadapi tekanan pasar signifikan dengan harga token MANTA diperdagangkan di kisaran $0,08 per koin, turun drastis dari puncak historisnya.

Harga dan Kinerja Pasar Terkini

Harga live Manta Network saat ini berada di $0,08245 USD dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $48,9 juta, menunjukkan aktivitas trading yang masih aktif meski mengalami penurunan drastis sejak peluncuran awal tahun 2024.

Token MANTA mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) sekitar $3,90 pada Januari 2024 saat pertama kali listing di bursa-bursa besar seperti Binance, OKX, dan Bybit. Namun sejak itu, token mengalami koreksi tajam hingga 97,9% dari puncaknya.

Kapitalisasi pasar MANTA saat ini hanya sekitar $38-40 juta, menempatkannya di peringkat #519-624 di CoinMarketCap, jauh tertinggal dari kompetitor Layer-2 utama seperti Arbitrum yang memiliki Total Value Locked (TVL) $10,7 miliar dan Optimism dengan TVL $5,5 miliar.

Teknologi Zero-Knowledge: Keunggulan Kompetitif

Manta Network mengoperasikan dua jaringan utama: Manta Pacific sebagai Layer-2 modular untuk Ethereum dan Manta Atlantic sebagai parachain Polkadot. Platform ini mengintegrasikan teknologi zkSNARK (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) yang memungkinkan validasi transaksi tanpa mengungkapkan data sensitif pengirim.

Pengguna dapat membangun dan mendeploy aplikasi terdesentralisasi berbasis Solidity dengan kecepatan transaksi lebih cepat dan biaya gas lebih rendah dibanding Layer-1, menjadikan Manta Pacific pilihan menarik untuk developer yang mengutamakan privasi.

Strategi Baru: Dari Infrastruktur ke Aplikasi

Kenny Li, pendiri Manta Network, mengumumkan pada Oktober 2025 bahwa proyek tidak akan lagi fokus pada infrastruktur tetapi akan beralih ke strategi "application-centric", memanfaatkan blockchain populer seperti Solana dan BNB Chain untuk meluncurkan aplikasi konsumen.

Manta Labs kini menginkubasi aplikasi seperti SUPERFORTUNE, platform AI metaphysics yang telah menarik lebih dari 20.000-30.000 pengguna aktif harian. Strategi ini bertujuan membawa pengguna Web2 ke ekosistem Web3 sambil menghasilkan revenue yang dialokasikan kembali ke pemegang token MANTA.

Program Staking dan Tokenomics

Pada Oktober 2025, Manta Network meluncurkan program staking native melalui Symbiotic dengan imbal hasil sekitar 20% APY. vMANTA 2.0 memungkinkan liquid staking lintas blockchain, mengunci token untuk mengurangi tekanan jual.

Dengan total supply maksimal 1 miliar token, saat ini sekitar 460 juta MANTA beredar di pasar (45,79% dari total supply). Unlock token berikutnya dijadwalkan pada 31 Januari 2026 untuk alokasi advisor sebesar 1,87 juta token.

Tantangan dan Kompetisi Layer-2

Meskipun memiliki teknologi ZK yang menjanjikan, Manta Network menghadapi persaingan brutal di ekosistem Layer-2. TVL Manta hanya sekitar $951 juta, kalah jauh dari pemain besar seperti Arbitrum, Optimism, dan zkSync.

Deri Protocol telah menghapus dukungan untuk Manta Network pada Januari 2026 menyusul voting komunitas karena aktivitas rendah, menunjukkan tantangan adopsi yang dihadapi proyek.

Prediksi Harga dan Outlook 2026

Analis kripto memberikan proyeksi beragam untuk MANTA di 2026. Menurut prediksi CoinCodex, MANTA diperkirakan akan turun 25,21% dan mencapai $0,06117 pada Februari 2026, dengan sentimen pasar saat ini netral dan Fear & Greed Index menunjukkan "Extreme Fear" di level 24.

Namun prediksi jangka menengah lebih optimis, dengan harga rata-rata 2026 diperkirakan berkisar $0,08-$0,13 tergantung adopsi aplikasi ekosistem dan partisipasi staking.

Risiko Investasi

Investor perlu mempertimbangkan beberapa risiko kunci: kompetisi Layer-2 yang sangat ketat, execution risk strategi pivot ke aplikasi konsumen, potensi dilusi dari unlock token berkala, dan ketergantungan pada adopsi teknologi ZK yang masih terbatas di pasar.

Fokus Manta Network pada privasi juga dapat menarik perhatian regulator, terutama di yurisdiksi yang ketat terhadap transaksi anonim, meskipun teknologi ZK-proof masih memungkinkan compliance dengan mengungkapkan data tertentu kepada pihak berwenang.

Disclaimer

Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten yang disajikan tidak dimaksudkan sebagai nasihat keuangan, investasi, atau trading. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi. Selalu lakukan riset mendalam (DYOR - Do Your Own Research) sebelum berinvestasi dalam aset kripto atau digital.

Komentar (0)

Silakan login untuk bergabung dalam diskusi.

Login untuk Komentar