Keputusan sepihak platform X menutup keran API bagi aplikasi crypto "post-to-earn" memicu kehancuran massal—token KAITO terjun bebas 20%, NFT ambruk 50%, dan lebih dari $14 juta terjebak dalam staking. Nikita Bier, Kepala Produk X, dengan santai mengumumkan pelarangan total aplikasi Information Finance (InfoFi) pada 15 Januari 2026, mengirim gelombang kejut ke seluruh industri kripto yang selama ini mengandalkan ekosistem Twitter.
Satu Keputusan, Jutaan Dolar Lenyap
Nikita Bier tidak main-main. Platform akan melarang semua aplikasi yang memberikan imbalan kepada pengguna untuk aktivitas posting. Alasan yang dikemukakan cukup mengejutkan—aplikasi-aplikasi InfoFi dinilai telah menciptakan "jumlah luar biasa dari AI slop dan reply spam" yang merusak pengalaman pengguna di X.
Keputusan ini bukan sekadar peringatan. X langsung mencabut akses API dari puluhan aplikasi, memutus sumber kehidupan proyek-proyek yang selama ini mengandalkan data platform tersebut untuk menjalankan model bisnis mereka. Yang lebih ironis, para developer yang kini terdampak justru sudah mengeluarkan jutaan dolar untuk akses Enterprise API—uang yang kini seperti terbuang percuma.
Badai Merah Melanda: KAITO hingga COOKIE Kompak Tumbang
Dampak kebijakan ini menyebar seperti virus. Token KAITO langsung merosot dari $0,70 menjadi $0,56 dalam hitungan jam—kehilangan 20% nilai dalam sekejap. KAITO bukan satu-satunya korban: token COOKIE milik CookieDAO anjlok 15%, sementara token LOUD merosot 16% setelah pengumuman.
Yang lebih mencekam, koleksi NFT Yapybaras dari Kaito mengalami kehancuran spektakuler dengan harga dasar terjun bebas lebih dari 50% menjadi hanya 0,21 ETH menurut data OpenSea. Secara keseluruhan, sektor InfoFi kehilangan 11,5% kapitalisasi pasar dalam waktu 24 jam—dan ini baru permulaan.
Bom Waktu $14 Juta: Staking yang Jadi Jebakan
Ada ancaman yang lebih besar mengintai. Lebih dari $14,16 juta worth token KAITO saat ini terkunci dalam staking dengan periode unstaking tujuh hari. Para analis memperingatkan potensi gelombang besar penjualan setelah periode unlock berakhir sebuah bom waktu yang bisa mendorong harga lebih dalam lagi.
Kaito Darurat Pivot: Tutup Yaps, Luncurkan Studio
Menghadapi kenyataan pahit, pendiri Kaito, Yu Hu, tidak punya pilihan selain mengumumkan penutupan program imbalan Yaps yang selama ini menjadi jantung bisnis mereka. Sebagai pengganti, Kaito akan meluncurkan "Kaito Studio", platform pemasaran berjenjang yang menargetkan kolaborasi selektif dengan kreator konten di YouTube dan TikTok menjauh dari model post-to-earn yang kini mati suri.
Hu sendiri dengan jujur mengakui bahwa meski telah bereksperimen dengan berbagai filter kelayakan dan threshold yang lebih tinggi, masalah kualitas konten tetap menjadi tantangan yang tak terselesaikan dalam program keterlibatan sosial berbasis kripto. Langkah pivot ini lebih terlihat seperti upaya penyelamatan darurat ketimbang strategi terencana.
ZachXBT Tepuk Tangan, Proyek InfoFi Lain Panik
Reaksi komunitas kripto terbelah tajam. Penyelidik kripto terkenal ZachXBT justru menyambut gembira keputusan X ini, menyatakan bahwa "aktivitas anorganik dan metrik palsu" sudah membuat platform hampir tidak bisa digunakan. Namun bagi proyek-proyek InfoFi lainnya seperti CookieDAO, Bantr, Mirra, dan Xeet.ai yang juga terdampak, ini adalah mimpi buruk yang menjadi kenyataan.
Beberapa proyek dilaporkan mulai menjajaki migrasi darurat ke platform terdesentralisasi seperti Farcaster dan Bluesky, meski masih menghadapi tantangan skalabilitas dan governance yang belum terbukti. Pertanyaannya: apakah sudah terlambat untuk menyelamatkan model bisnis mereka?
Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan bukan merupakan saran investasi. Lakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi dalam aset kripto.
